Suasana Asri di Kampung Tulip Bandung – Di Bandung terdapat tempat wisata yang memiliki sensasi yang sangat romantis. Tempat wisata yang satu ini bisa Anda kunjungi di Kampoeng Tulip Bandung. Dinamakan Kampoeng Tulip karena banyak sekali jenis bunga tulip yang ada di taman ini. Saat berfoto di tempat ini seperti di Belanda. Instagramgenic banget dan bikin kamu betah untuk berkunjung. Jadi apa yang bisa Anda nikmati di sini? Berikut ulasannya.

Wahana Kampoeng Tulip Bandung :

Ada beberapa wahana yang bisa Anda coba, antara lain:

Taman Bunga Belanda

Dutch Flower Park merupakan bagian dari Bandung Tulip Village. Berbagai jenis tanaman bunga berwarna-warni akan memanjakan Anda. Taman bunga ini bisa menjadi background foto yang pastinya sangat menakjubkan.

Foto kostum

Nampaknya wisata ala Eropa juga terasa di sini. Anda bisa berfoto dengan kostum tradisional Belanda dengan latar belakang rumah-rumah bergaya Belanda. Jadi tidak perlu jauh-jauh untuk mengambil foto khas Belanda?

Perahu dayung

Kawasan Kampoeng Tulip yang luas memiliki kolam yang besar dan pengunjung dapat berkeliling kolam dengan perahu. Anda tidak perlu membayar untuk perahu dayung. Namun, perahu pedal dan perahu angsa memiliki biaya tambahan.

Fasilitas Kampoeng Tulip

Jika Anda bosan jalan-jalan, jangan khawatir, karena di Kampoeng Tulip ada beberapa warung yang menjual jajanan yang bisa Anda cicipi. Ada juga restoran dengan interior khas Belanda. Fasilitas umum lainnya seperti tempat parkir, toilet dan masjid juga tersedia. Bagaimanapun, ini sudah berakhir.

Lokasi Kampoeng Tulip

Tempat wisata unik ini terletak di Jl. Banyu Biru H-17 Pasir Pogor, Ciwastra, Bandung, Jawa Barat. Lokasinya berada di tengah kompleks perumahan Pasir Pogor.

Harga tiket masuk Kampoeng Tulip Bandung

Untuk biaya masuk Kampoeng Tulip bisa dibilang terjangkau. harga tiket Rp 8.000 pada hari biasa dan Rp 12.000 pada akhir pekan dan hari libur. Taman buka mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB. Dengan tiket masuk yang terjangkau, Anda bisa bermain-main di sekitar Tulip Village tanpa bosan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *